Senin, 26 Maret 2012

Perampokan Pejabat


Perampok : "Berikan semua uangmu!"
Korban : "Tidak! Kamu tahu aku ini seorang anggota DPR!"
Perampok : "Kalau begitu, berikan semua uangKU sekarang!!!"

Hubungan Antara Pendidikan Dan Pekerjaan di Indonesia

Seorang pemuda baru lulus dari SMU. Karena tidak punya biaya akhirnya dia memutuskan untuk bekerja. Oleh karena itu dia mendatangi pamannya yang salah seorang pengurus partai politik untuk dicarikan kerja.

"Paman, tolong carikan saya pekerjaan dong" pinta pemuda itu.

"Wah lulusan SMU ya. Kalo gitu kamu jadi pegurus partai aja." Kata pamannya.

"Enak jadi pengurus partai, nanti kamu bisa jadi anggota DPR, trus jadi ketua DPR/MPR, bahkan jadi wakil presiden ato presiden sekalipun juga bisa" tambah pamannya semangat.

"Wah paman saya gak mau muluk-muluk, saya minta yang sederhana aja, kaya guru SD misalnya" jawab pemuda itu.

Pamannya berfikir sebentar kemudian berkata "Maaf kalo jadi guru SD kamu harus sarjana"

Intel Indonesia Lebih Hebat


Ditengah carut marutnya wajah lembaga intelijen kita, masih ada satu hal yang membuat kita bangga. Ternyata dalam hal menerapkan kerahasiaan dalam tugas, intelijen Indonesia-lah yang menerapkannya pada level yang paling ketat.

Di Inggris, agen MI6 biro yang satu tidak mengetahui apa yang dikerjakan oleh agen MI6 dari biro lainnya.


Di Israel, agen Mossad satgas yang satu tidak mengetahui apa yang dikerjakan rekannya dari satgas lain.


Di Amerika, agen CIA bahkan tidak tahu apa yang dikerjakan sesama agen di sebelahnya.


Tapi itu belum apa-apa dibanding agen Indonesia. Di sini seorang intel tidak tahu apa yang dia kerjakan.

Mendirikan Sekolah Korupsi Indonesia


Mr. Korup berencana menyiapkan sebuah sekolah tinggi yang berbasis pada disiplin ilmu korupsi. Kampusnya akan didirikan di seluruh Indonesia. Dan program studi yang disepakati adalah Program Studi Teknik Korupsi (S1). Gelar yang didapatkan adalah Sarjana Korupsi (S. Krup). Berikut mata kuliah keahlian yang diajarkan pada Program Studi Teknik Korupsi:

1. Pengantar Ilmu Korupsi 2 SKS
2. Pengantar Budaya Korupsi 2 SKS
3. Perekonomian Indonesia 2 SKS
4. Korupsi Dasar I 8 SKS
5. Matematika Korupsi 4 SKS
6. Hukum Dagang dan Perdata 3 SKS
7. Sistem Korupsi 4 SKS
8. Sejarah Korupsi 2 SKS
9. Korupsi Dasar II 4 SKS
10. Manajemen Korupsi 2 SKS
11. Perilaku Organisasi 2 SKS
12. Studi Kelayakan Korupsi 4 SKS
13. Pengantar Aplikasi Korupsi 8 SKS
14. Manajemen Proyek 4 SKS
15. Korupsi Menengah I 4 SKS
16. Korupsi Menengah II 4 SKS
17. Aplikasi Korupsi 8 SKS
18. Kapita Selekta Pengantar Bertahan Hidup di Bui 4 SKS

Tempat Magang:

1. Departemen Keuangan
2. KPU
3. BUMN
4. Departemen Agama

Anda Berminat???

Memiliki Hati yang Keras


Seseorang yang berjalan masuk ke sebuah rumah sakit, melihat dua dokter dengan baju putih mencari sesuatu di taman bunga.

"Permisi," katanya, "kau kehilangan sesuatu?"


"Tidak," jawab salah satu dokter. "Kami melakukan transplantasi hati untuk seorang anggota partai politik dan sedang mencari batu yang cocok."

Pejabat Anti Korupsi


Alkisah di negeri gonjang-ganjing. Ada perusahaan Londo bikin proyek. Setelah mega proyek milyaran dollar selesai, Sang Dirjen kedatangan tamu bule wakil dari HQ kantor pemenang tender. Udah 7 tahun di Jakarta jadi bisa bahasa Indonesia.

Bule: "Pak, ada hadiah dari kami untuk bapak. Saya parkir di bawah Mercy."

Dirjen : "Anda mau menyuap saya? Ini apa-apaan? Tendernya
 sudah selesai kan. Jangan gitu ya, bahaya tau hari gini ngasih-ngasih hadiah."

Bule: "Tolonglah Pak diterima. Kalau gak, saya dianggap gagal membina relasi oleh kantor pusat."


Dirjen: "Pokoknya tidak. Saya gak sudi!! Suap itu namanya."


Bule (mikir ): "Gini aja, Pak. Bagaimana kalau bapak beli saja mobilnya..."


Dirjen: "Mana saya ada uang beli mobil mahal gitu!!"


Bule (mikir): "Saya ada solusi, Pak. Bapak beli mobilnya dengan harga Rp 10.000,- aja."


Dirjen: "Beneran nih? OK, kalo beli saya mau. Jadi ini bukan suap. Pake kwitansi ya.."


Bule: "Tentu, Pak.."
Bule menyiapkan dan menyerahkan kwitansi. Dirjen membayar dengan uang 50 ribuan. Mereka pun bersalaman.

Bule (sambil membuka dompet ): "Oh, maaf Pak. Ini kembaliannya Rp 40.000,-."

Dirjen: "Gak usah pakai kembalian segala. Tolong kirim 4 mobil lagi ke rumah saya ya..."


Bule : @#*^ Jangkrik! #@$ Kampret! *&^